Tuesday, May 26, 2009

HOKI 3 : Pameran photo Essay Dwi tunggal dan Peran Pemuda

Nasional
Pameran Photo Essay Dwi Tunggal dan Peran Pemuda Revolusioner pada Proklamasi Kemerdekaan 1945
oleh : Rachmad Yuliadi Nasir 01-Sep-2007, 19:30 WIB

KabarIndonesia - Belakangan ini kita sering mendengar pemberitaan dan upaya-upaya untuk menggugah simbol-simbol kenegaraan Republik Indonesia, seperti amandemen UUD 45 (haruskah ada gerakan kembali ke UUD 45 untuk kedua kalinya?), masalah Pancasila sebagai dasar negara, dan terakhir mengenai lagu kebangsaan
selengkapnya....


Nasional

Pameran Photo Essay Dwi Tunggal dan Peran Pemuda Revolusioner pada Proklamasi Kemerdekaan 1945

Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir

01-Sep-2007, 19:30:13 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - Belakangan ini kita sering mendengar pemberitaan dan upaya-upaya untuk menggugah simbol-simbol kenegaraan Republik Indonesia, seperti amandemen UUD 45 (haruskah ada gerakan kembali ke UUD 45 untuk kedua kalinya?), masalah Pancasila sebagai dasar negara, dan terakhir mengenai lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kemerdekaan yang kita peroleh, bukan hasil dari membalikkan telapak tangan, melainkan perjuangan tanpa henti yang tidak hanya dilakukan oleh Soekarno dan Hatta yang dikenal sebagai Dwi Tunggal Proklamator, tetapi juga upaya keras dari anak bangsa, pemuda dan pemudi yang peduli akan nasib bangsa ini dan mau berjuang mengupayakan terbentuknya negara sendiri.

Perjuangan itu adalah sebuah proses, dan seringkali orang hanya melihat dan menilai dari hasil akhirnya saja, bukan hanya pada pengkultusan tokoh (Dwi-Tunggal misalnya) tetapi juga pada situs-situs perjuangan dimana (misalnya) Rengas Dengklok dianggap menjadi situs terpenting dari perjuangan kemerdekaan.
Pada kenyataannya, dibalik munculnya pengkultusan tokoh dan penentuan tempat bersejarah dalam memperjuangkan kemerdekaan, banyak terdapat peran pemuda dan beberapa situs perjuangan yang penting. Tokoh-tokoh yang dimaksud tentu saja para pemuda yang dengan sadar dan pertimbangan matang, memilih Soekarno dan Hatta sebagai penandatangan naskah proklamasi kemerdekaan. Para pemuda inilah yang mendorong juga Soekarno untuk hadir di lapangan IKADA, di bawah moncong senjata Belanda dan Jepang.

Sementara itu, rapat-rapat pemuda dan upaya mencapai kemerdekaan, bukan dilakukan di Rengas Dengklok, melainkan di seputar kawasan Menteng dan Cikini, antara lain Menteng 31, Cikini 71 dan Pegangsaan, serta terakhir adalah lapangan IKADA (Monas). Inilah situs-situs perjuangan yang terpenting dalam usaha mencapai kemerdekaan, namun seakan-akan tidak mendapatkan tempat yang layak dalam peta sejarah kemerdekaan Indonesia.

Sebagai generasi muda, kita harus mengetahui bagaimana peranan para pemuda tersebut, yang tidak mendasarkan pada bahan-bahan sejarah semata, tetapi juga dari kisah nyata dalam bentuk oral history. Oral history ini bisa diperoleh dari para tokoh pejuang yang mewakili perspektifnya masing-masing, baik yang masih hidup maupun dari keturunannya atau saksi sejarah lainnya.
Diskusi ini mengungkapkan peristiwa-peristiwa dan tokoh-tokoh, dan tempat-tempat penting dalam perjalanan perjuangan kemerdekaan, yang nantinya akan dibukukan menjadi catatan sejarah tersendiri tentang proses perjuangan kemerdekaan RI.

Hadir dalam diskusi ini: Ibu Meutia Hatta sebagai keynote speech, Rushdy Hoesein (sejarawan UI), Ermil Thabrani (kerabat Pemuda Revolusioner), Prof.Dr. Susanto Zuhdi (sejarawan UI).
Acara diakhiri dengan temu kangen pejuang dan makan malam bersama sambil menonton film perjuangan kemerdekaan .
Sudah sepatutnya para pemuda dan tempat-tempat penting yang menjadi tulang punggung kemerdekaan RI mendapatkan tempat yang layak dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, bukan hanya Dwi Tunggal dan Rengasdengklok. Tapi amat disayangkan perwakilan anak proklamator Bung Karno tidak seorang pun yang datang.

Meseum Joang menampilkan 50 frame photo Essay mengenai riwayat hidup dan perjuangan Dwi Tunggal, hubungan antar keduanya, dan tahun ini dilengkapi dengan perjuangan heroik pemuda revolusioner didikan Dwi Tunggal Soekarno-Hatta.